Siapkan Lulusan Berkualitas, Mahasiswa STIE Banten Dibekali Sertifikasi Profesi

0
367

Demi menunjang kualitas lulusan yang unggul dan profesional, STIE Banten menggandeng berbagai lembaga profesi dengan mengadakan seminar bisnis yang menghadirkan para wirausahawan muda yang diadakan di Gedung Korpri Kota Serang Sabtu, (25/01/2020).

Dalam rangkaian seminar yang bertajuk “Mempersiapkan generasi milenial yang unggul dalam era industri 4.0” tersebut diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman antara STIE Banten dengan berbagai lembaga profesi yang dihadiri langsung oleh para pimpinannya, diantaranya Laurence Ivan Taruman dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Ritel Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Ir. Agus Tauhid, M.Si dari Dinas Pertanian Provinsi Banten, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Untirta Dr. Akhmadi, M.M., Dinas Kelautan dan Perikanan Ir. H. Suyitno, M.M., Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Banten Rukmini, dan dari PT Petrosida, H. Ali Agu Isnadianto, S.P., M.M.

Ketua STIE Banten, Anis Fuad Salam, SE., MM. mengatakan pihaknya proaktif mencetak mahasiswa yang siap bekerja dan menjadi enterpreneur handal. Karena pihaknya, selain rutin menggelar seminar bisnis, ia juga menyediakan sertifikasi profesi bagi mahasiswa yang siap bekerja di berbagai industri.

“Kami sudah bekerja sama dengan BNSP, sehingga mahasiswa yang lulus mendapat sertifikasi sesuai profesinya. Sertifikasi itu memudahkan masuk ke industri sebagai tenaga yang profesional, namun kami harap mahasiswa generasi milenial tidak sebatas bekerja di industri, tapi lebih kepada menjadi enterpreneur handal,” katanya.

Ketua Yayasan Pusat Pengembangan Pendidikan Banten (YPPPB), H. E. R. Taufik Ph.D. dalam sambutannya menjelaskan bahwa untuk mempersiapkan para lulusan STIE Banten yang siap kerja, para mahasiswa dibekali dengan berbagai skill di bidang teknologi informasi.

“Di masa depan kita akan membangun sistem bukan lagi kelas, karena di masa depan sistem perkuliahan akan menjadi daring, dan kelas akan mulai ditinggalkan, pembelajaran bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, STIE Banten sedang membangun sistem perkuliahan daring untuk menyambut era tersebut,” jelasnya.

Ketua DPRD Banten Andra Soni yang didaulat menjadi Keynote Speaker dalam seminar tersebut berharap para lulusan STIE Banten dapat menjadi para profesional dan wirausahawan muda yang mempu menggunakan dan menerapkan teknologi dengan tepat guna.

“Dalam dunia bisnis, teknologi saat ini sangat dibutuhkan, kita harus menguasai teknologi, dan bukan kita yang dikuasai oleh teknologi, saya berharap semoga lulusan STIE Banten dapat menjadi wirausahawan muda dan membuka peluang kerja di provinsi Banten,” ujarnya.

Pengusaha muda asal Pandeglang, Dede Ahmad Taufik saat memberikan materi pada seminar bisnis menjelaskan saat ini pemerintah daerah seharusnya bersinergis membangun ekosistem pemasaran yang dapat menyatukan para pelaku UMKM yang tersebar di kota kabupaten di wilayah Banten.

“Saya yakin jika pemerintah daerah menyediakan tempat yang strategis, para pelaku UMKM bisa tumbuh dan berkembang serta kreatifitasnya dalam memasarkan produknya lebih baik. Jadi pemerintah daerah harus bangun ekosistem pemasaran yang baik,” ujarnya.